Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Prov. Kep. Bangka Belitung

JARINGAN KERJA SAMA PERPUSTAKAAN

 

 

 

 

 

Kerja sama adalah suatu kegiatan atau usaha yang dilakukan oleh beberapa orang (lembaga, pemerintah, dsb) untuk mencapai tujuan bersama. Lebih jauh, Sulistyo Basuki (1996) menyatakan bahwa ada istilah yang erat kaitannya dengan istilah kerjasama perpustakaan (Library Cooperation atau Library Network), yaitu jaringan informasi (information Network). Kerjasama perpustakaan melibatkan kerjasama antara dua perpustakaan atau lebih tanpa melihat apakah kerjasama tersebut menggunakan bantuan komputer atau fasilitas telekomunikasi atau tidak. Sedangkan jaringan informasi selain pelaksanaan kerjasamanya menggunakan perangkat teknologi informasi, juga para anggotanya tidak hanya terbatas pada perpustakaan saja melainkan juga unit informasi lainnya, seperti Pusat dokumentasi, Pusat informasi, Pusat analisa informasi, Pusat rujukan, dan Bank data.

Prinsip kerjasama antar perpustakaan dilakukan karena diasumsikan bahwa tidak ada satu perpustakaanpun yang memilki koleksi lengkap, sehingga diperlukan kerjasama dengan perpustakaan lainnya. Maka yang dimaksud dengan kerjasama perpustakaan adalah kegiatan atau usaha yang dilakukan oleh beberapa perpustakaan untuk mencapai tujuan perpustakaan dalam menyediakan dan mendayagunakan koleksinya untuk kepentingan pemakai, pembaca dalam berbagai kepentingan lainnya. Suprihati (2004) berpendapat bahwa kerjasama perpustakaan memiliki dua hal pokok yaitu mewujudkan visi dan misi perpustakaan dan keduanya sama-sama memperoleh nilai tambah atau manfaat atas terjalinnya kerjasama perpustakaan tersebut. Beliau menguraikan bahwa kerjasama perpustakaan dapat dilakukan antara lain: 1) Kerjasama dalam pengadaan koleksi baik dengan penerbit, toko buku dan perpustakaan lainnya; 2) Kerjasama dalam pengolahan bahan pustaka; 3) Kerjasama layanan perpustakaan melalui sistem layanan silang layan perpustakaan, dengan adanya kesepakatan maka masing-masing perpustakaan mengetahui kebutuhan, kekurangan atau kelebihan, dan bisa saling melengkapi; 4) Kerjasama dalam promosi dan publikasi (Pameran bersama).

Kerjasama perpustakaan diperlukan karena terdorong oleh alasan-alasan sebagai berikut:

  1. Adanya perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat sehingga kebutuhan informasi penggunapun meningkat.
  2. Semakin banyak jumlah dan berbagai jenis bahan pustaka yang diterbitkan.
  3. Perkembangan teknologi informasi terutama dalam bidang komputer dan telekomunikasi.
  4. Tuntutan masyarakat untuk memperoleh layanan yang sama, siapa pun dan dimana pun ia berada.
  5. Keterbatasan dana perpustakaan sehingga memerlukan penghematan untuk penyediaan tempat, fasilitas, biaya dan tenaga.

 

Kerjasama perpustakaan juga sering didasarkan atas jenis perpustakaan (Ulfah Andayani: 2013), yaitu:

  1. Kerjasama Perpustakaan Akademik

Kerjasama perpustakaan akademik adalah kerjasama antar perpustakaan perguruan tinggi. Kerjasama ini biasanya bertujuan melakukan  pembelian / berlangganan database secara bersama, membangun database digital lokal atau khusus secara bersama, melakukan layanan  interlibrary loan dan documentary delivery, dan melakukan pelatihan staf  bersama.

  1. Kerjasama Perpustakaan Umum

Kerjasama perpustakaan umum memiliki tujuan utama dalam hal pengadaan dan pengolahan bahan perpustakaan, terutama untuk mewujudkan katalog induk secara nasional.

  1. Kerjasama Gabungan

Kerjasama gabungan berbagai jenis perpustakaan biasanya dibentuk dalam suatu wilayah / area geografi dengan tujuan mencapai suatu integrasi dan sharing terhadap sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing jenis perpustakaan dalam area tersebut.

 

Selanjutnya tipe Jaringan perpustakaan juga bisa didasarkan pada Orientasinya, yaitu:

  1. Jaringan informasi yang berorientasi pada tugas, misi dan penyebaran beberapa bidang informasi, misalnya: Jaringan Informasi Ilmu-ilmu Budaya dan Ilmu Sosial, Jaringan Informasi bidang Kedokteran dan Kesehatan, dan Jaringan Informasi bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang dikoordinatori oleh Pusat Dokumentasi Informasi Ilmiah LIPI.
  2. Jaringan informasi yang berorientasi pada suatu bidang khusus, misalnya: Jaringan Informasi bidang Masalah Lingkungan yang dikoordinatori oleh Kantor Menteri Negara Pengawasan Pembangunan Lingkungan Hidup Jakarta, dan selanjutnya dengan adanya perkembangan jaringan informasi dan perpustakaan  digital di Indonesia maka terbentuklah jaringan IndonesiaDLN, InherentDL, Portal Garuda Dikti, Jogjalib for All, dan Jogjalib.Net.

 

Untuk melakukan kerjasama sekurang-kurangnya perpustakaan harus memenuhi syarat memiliki koleksi, SDM, bentuk kesepakatan, komitmen, anggaran, visi misi, dan adanya pembagian tugas. Selain itu kebijakan merupakan dasar utama bagi keberhasilan sebuah  jaringan, karena dalam kebijakan inilah semestinya diatur berbagai hal mulai dari desain, perencanaan, tujuan, arah, pendanaan, infrastruktur, aplikasi, standar data, dan hal teknis lainnya.

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Sulistyo Basuki. 1996. Kerjasama dan Jaringan Perpustakaan. Jakarta: UniversitasTerbuka,

Suprihati. 2004. Manajemen Perpustakaan : bahan ajar Diklat Calon Pustakawan Tingkat

Terampil. Jakarta : Perpustakaan Nasional RI.

 

Ulfah Andayani. 2013. Model dan Tipe Kerjasama dan Jaringan Perpustakaan dan Informasi.

Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah.

 

 

 

Anda disini: Beranda | Perpustakaan | Artikel | JARINGAN KERJA SAMA PERPUSTAKAAN