Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Prov. Kep. Bangka Belitung

INOVASI PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN

 

 

 

 

Perpustakaan merupakan wadah dalam memberikan jasa informasi bagi kalangan masyarakat. Cara perolehan informasi tersebut dapat terpenuhi apabila perpustakaan dapat berfungsi dengan baik dan dikelola oleh tenaga yang profesional. Dengan demikian perpustakaan harus menciptakan inovasi dalam memberikan jasa informasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna sehingga keberadaan perpustakaan dapat benar-benar bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh pengguna. Keberadaan perpustakaan harus mendapatkan perhatian dari berbagai pihak demi kemajuan perpustakaan tersebut.

Perpustakaan merupakan salah satu sumber belajar yang tersedia ditengah-tengah penggunanya. Keberadaan perpustakaan diharapkan menjadi penunjang peningkatan pengetahuan. Namun kenyataannya banyak kendala yang dihadapi perpustakaan yang disebabkan beberapa faktor yakni kurangnya pemahaman akan pentingnya sebuah perpustakaan sebagai unit yang menunjang peningkatan pengetahuan, terbatasnya Sumber Daya Manusia (SDM), minat baca masyarakat yang rendah, kurangnya kepedulian stakeholder terhadap perpustakaan, serta belum maksimalnya pemanfaatan perpustakaan. Dalam mengatasi kendala tersebut dibutuhkan keseriusan dan perhatian dari semua pihak. Strategi pengembangan perpustakaan perlu dijalankan dengan baik demi mendukung dan mengatasi masalah ini.

Menurut Zimmerer & Scarborough (2008), inovasi merupakan kebolehan untuk mengaplikasikan penyelesaian kreatif kepada masalah dan peluang untuk meningkatkan dan menggayakan kehidupan manusia. Inovasi merupakan proses individu mengubah peluang menjadi ide sehingga dapat dipasarkan (marketable idea). Inovasi Pengembangan Perpustakaan sangat dibutuhkan demi memaksimalkan pemanfaatan perpustakaan. Dengan tersedianya ruangan yang didalamnya ada banyak variasi buku serta pelayanan petugas perpustakaan yang maksimal diharapkan mampu memberikan kepuasan bagi penggunanya. Memberikan kepuasan tidak hanya sebatas memberikan layanan tetapi bagaimana pengguna bisa kembali lagi memanfaatkan apa yang telah disediakan di perpustakaan sehingga membawa perubahan di tengah masyarakat.

 

 

Inovasi Pengembangan Perpustakaan terbagi menjadi 4 :

  1. Inovasi Layanan : Customer Care = Costumer Satisfaction = Service Excelen

Membuat layanan lebih baik, memuaskan dan berkelanjutan adalah dengan mengingat bahwa Perpustakaan harus Customize

  1. Fasilitas yang memadai, up to date
  2. Petugas yang friendly, interaktif dengan pengunjung
  3. Kenyamanan : ruang, kondisi, situasi
  4. Koleksi yang beragam : up to date, lengkap
  5. Pemenuhan kebutuhan pengguna, tidak sekedar buku, tapi program dan berlanjut
  6. Inovasi Kegiatan : kegiatan harus dibuat secara partisipatif bersama pengguna, harus inline antara kegiatan satu dengan lainnya dan berkesinambungan, terus dikembangkan dan bermuara pada pencerdasan masyarakat yang berbasis pada kepentingan masyarakat
  7. Inovasi Pemberdayaan Masyarakat : Melibatkan masyarakat dalam layanan, dalam kegiatan dan dalam setiap aktivitas yang dilakukan. Bukan hal yang sulit apabila perpustakaan memberikan layanan yang mendekatkan pada konsumen. Dengan menitipkan koleksi disetiap titik layanan tertentu berarti sudah menyertakan masyarakat dalam layanan. Mendekatkan layanan pada msyarakat berarti memudahkan masyarakat dalam menjangkau wilayah layanan. Mengikutkan dalam kepanitiaan kegiatan merupakan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap kegiatan. Mengakomodir kelompok kelompok masyarakat dalam aktivitas dan pengembangannya merupakan pemenuhan kebutuhan masyarakat.
  8. Inovasi Kemitraan : perpustakaan tidak akan berkembang kalau berjalan sendiri, harus ada kerjasama kemitraan baik dengan pihak swasta sebagai sponsor atau sebagai kerjasama dengan program dan indikator keberhasilan yang sudah jelas. Faktor kepercayaan pihak swasta kepada pihak pemerintah perlu dibangun kembali dengan transparansi, profesional kerja, pertanggung jawaban yang jelas dan tepat waktu. Hal penting yang harus dibuktikan adalah rasionalitas dan kejelasan atas program yang komprehensif. Kerjasama tidak bisa dilakukan kalau setiap apa yang dilakukan berupaya mendapat imbalan, tapi mesti diingat bahwa apa yang dilakukan adalah tahapan mencapai prestasi yang akan diikuti oleh kepercayaan dari masyarakat maupun mitra.

 

 

Penutup:

Perpustakaan harus dapat membawa dan menawarkan akses yang mudah pada penggunanya dengan memberikan hal yang berkualitas terutama dalam mencari bahan dan pemeliharaan bahan/koleksi. Untuk menunjang hal tersebut, petugas perpustakaan atau pustakawan perlu terus berfikir secara kreatif supaya perpustakaan akan dapat dilihat sebagai tempat yang produktif dalam penyediaan bahan/koleksi.

 

Daftar Pustaka

Seels, Barbara & Rita C.Richey. 1994. Teknologi Pembelajaran. Jakarta. UNJ

Live : http://blog.unila.ac.id

Zimmerer, Thomas & Norman, Scarborough, 2008.Kewirausahaan dan Manajemen Usaha Kecil, Jakarta: SalembaEmpat.

http://www.triniharyanti.id/2010/04/inovasi-pengembangan-dan-pemberdayaan.html diakses tanggal 23 agustus 2017

 

 

 

 

Anda disini: Beranda | Perpustakaan | Artikel | INOVASI PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN